Kabar Berita

DPLN Daram Malaysia Siap Mendukung Pembangunan International Islamic Center

KUALA LUMPUR (18/4) – Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Daram Malaysia, Buya Sjaftin Ruli, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pembangunan International Islamic Center (IIC) seluas 75 hektar yang baru saja dicanangkan oleh DPP Daram di Jakarta. Dukungan ini mencakup sinergi pendanaan, jaringan diaspora, hingga penguatan sumber daya lintas negara. Perwakilan pengurus DPLN Daram Malaysia pada kesempatan ini yang hadir adalah Buya Sjaftin Ruli dan Dr. Arif.

Ketua DPP Daram, Dr. Elfa Hendri Mukhlis, menyambut baik antusiasme para perantau Minang. Menurutnya, keterlibatan para perantau menjadi kunci strategis, mengingat kuatnya jaringan ekonomi dan sosial diaspora perantau.

Kolaborasi Strategis Lintas Negara

Perwakilan DPLN Daram Malaysia mengungkapkan bahwa proyek Islamic Center yang mengintegrasikan dakwah, pendidikan, dan bisnis adalah langkah yang sangat dinantikan. Sebagai bentuk dukungan nyata, pihak Malaysia mengusulkan skema “saudara angkat” antar-yayasan yang bertujuan untuk mempercepat proses pembebasan lahan dan pembangunan fasilitas utama.

“Kami di Malaysia melihat ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pusat peradaban. Kami siap memobilisasi dukungan, baik dari segi pemikiran maupun pendanaan kolektif dari para perantau,” ujar perwakilan DPLN Malaysia dalam keterangannya.

Digitalisasi Pendanaan dan Investasi Konsorsium

DPLN Malaysia juga mendorong implementasi sistem donasi dan investasi berbasis digital agar para diaspora di seluruh dunia, khususnya di Malaysia, dapat berkontribusi secara transparan dan mudah. Skema investasi konsorsium yang diusung DPP dinilai sangat cocok dengan karakteristik masyarakat perantau yang mengedepankan prinsip gotong royong.

Jembatan Dakwah Global

Selain dukungan moral, DPLN Daram Malaysia berkomitmen untuk membantu menjadikan International Islamic Center ini sebagai jembatan dakwah global. Dengan fasilitas yang mencakup rumah singgah dan pusat pendidikan internasional, proyek ini diharapkan dapat mempermudah pertukaran dai dan pelajar antara Indonesia dan Malaysia.

Dengan sinergi antara pusat, daerah dan cabang luar negeri, pembangunan International Islamic Center ini diharapkan dapat terwujud dan menjadi model baru pengelolaan pusat kegiatan umat yang mandiri, modern, dan berdaya saing internasional.

Trekkers

Jalan-jalan, makan-makan, healing tipis-tipis, sehat dunia dan selamat akhirat :)
Back to top button