Kabar Berita

DARAM Resmikan Kantor Pusat, Lontarkan Rencana Membangun Islamic Center di Atas Lahan 75 Hektar

JAKARTA (18/4) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) DARAM (Dai Rantau Minang) mengukir sejarah baru dalam pergerakan dakwahnya. Organisasi ini secara resmi meresmikan kantor pusat baru sekaligus mencanangkan proyek mercusuar berupa pembangunan Islamic Center Internasional seluas 75 hektar yang diproyeksikan menjadi pusat peradaban Islam terpadu di Indonesia.

Peresmian Kantor Pusat

Ketua DPP DARAM, Dr. Elfa Hendri Mukhlis, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan wujud syukur atas kemandirian organisasi yang kini telah memiliki gedung kantor sendiri. Menurutnya, langkah ini menjadi fondasi awal untuk merealisasikan visi besar yang menggabungkan pilar dakwah, pendidikan, dan kekuatan ekonomi.

“Alhamdulillah, hari ini bukan sekadar peresmian kantor, melainkan pemancangan niat besar kita untuk membangun umat secara komprehensif. Islamic Center ini adalah ikhtiar bersama untuk menghadirkan model peradaban yang mandiri dan berdaya saing global,” ujar Dr. Elfa Hendri dalam sambutannya di Jakarta, Sabtu (18/4).

Rencana Kawasan Terintegrasi 75 Hektar

Proyek Islamic Center dirancang sebagai kawasan mandiri. Dari total lahan 75 hektar, sekitar 5 hektar akan dikhususkan bagi pusat kegiatan ibadah dan dakwah (Islamic Center), sementara 10 hektar lainnya dialokasikan sebagai zona bisnis syariah yang akan menopang biaya operasional kawasan secara berkelanjutan.

Fasilitas yang direncanakan meliputi lembaga pendidikan modern, rumah sakit, perumahan, rumah singgah, hingga destinasi wisata edukasi. Pembangunan ini ditargetkan rampung dalam lima tahapan selama lima tahun ke depan, dimulai dari sosialisasi dan pematangan konsep pada tahun pertama, hingga operasional awal di tahun kelima.

Investasi Konsorsium dan Dukungan Internasional

Untuk merealisasikan proyek raksasa ini, DARAM menerapkan strategi pendanaan inovatif melalui skema investasi bersama atau konsorsium. Selain itu, optimalisasi instrumen ekonomi syariah seperti Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) menjadi pilar utama pendanaan.

Acara ini juga menarik perhatian masyarakat internasional, khususnya diaspora Minang di Malaysia. Perwakilan komunitas Minang dari Malaysia yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap visi DARAM. Mereka mengusulkan program “saudara angkat” antar-yayasan lintas negara dan penggunaan teknologi digital untuk menggalang dana dari para diaspora di mancanegara.

“Konsep ini sangat visioner karena menyentuh kebutuhan dasar umat, mulai dari kesehatan hingga bisnis. Potensi dukungan masyarakat Indonesia di luar negeri sangat besar, terutama dengan kemudahan teknologi digital saat ini,” ungkap Buya Sjaftin Ruli, perwakilan tokoh perantau Malaysia yang juga DPLN DARAM Malaysia.

Komitmen Transparansi

DARAM menegaskan sebagai pihak yang mengelola bahwa seluruh proses pembangunan akan dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga ahli di berbagai bidang. Prinsip transparansi dan ketaatan pada syariah menjadi komitmen utama guna memastikan kepercayaan masyarakat dan investor tetap terjaga.

Dengan hadirnya kantor baru dan rencana pembangunan Islamic Center ini, DARAM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan generasi unggul dan mempererat silaturahmi komunitas Indonesia, baik di tanah air maupun di perantauan mancanegara.

Trekkers

Jalan-jalan, makan-makan, healing tipis-tipis, sehat dunia dan selamat akhirat :)
Back to top button